Apa Saja Ciri-Ciri Penderita Diabetes yang Masih Perlu Diwaspadai?

Apakah anda sudah mengetahui mengenai apa saja ciri-ciri penderita diabetes? Selama ini memang kebanyakan orang menganggap bahwa seorang penderita penyakit DM akan merasakan beberapa gejala. Hal tersebut memang benar. Namun sayangnya, saat ini banyak sekali penderita penyakit diabetes melitus yang sama sekali tidak merasakan gejala apapun.

Oleh sebab itu, jika anda hanya bergantung pada ciri-ciri penderita diabetes untuk menentukan apakah anda menderita penyakit tersebut atau tidak, maka kemungkinan besar anda akan terlambat mengatasi penyakit DM dengan obat penyakit diabetes melitus. Selain tetap peka dengan beberapa ciri-ciri penderita diabetes, kami juga menyarankan anda untuk mulai mempelajari dan juga mengurangi berbagai macam faktor resiko yang dapat meningkatkan kemungkinan munculnya penyakit diabetes melitus sendiri.

Peka Dengan Ciri-Ciri Penderita Diabetes

ciri terkena diabetes

Sebelum membicarakan lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan kemungkinan seseorang menjadi penderita diabetes melitus, kami akan membagikan informasi mengenai beberapa macam ciri-ciri penderita diabetes yang perlu diwaspadai kemunculannya.

Gejala penyakit diabetes melitus dibagi menjadi 2 yaitu hiperglikemia dan hipoglikemia. Dua gejala tersebut sama berbahayanya. Oleh sebab itu, jangan sampai anda meremehkannya. Seperti apa saja gejala seseorang yang mengalami hiperglikemia atau kelebihan kadar gula darah? Inilah beberapa gejalanya:

  • Sering buang air kecil
  • Sering haus
  • Pandangan mata kabur
  • Berat badan menurun
  • Kulit sering mengalami infeksi dan gatal-gatal

Selain itu, andapun juga perlu waspada dengan beberapa gejala hipoglikemia atau kekurangan kadar gula darah berikut ini:

  • Sering lapar
  • Tubuh gemetar dan berkeringat
  • Sering merasa cemas
  • Kesadaran sering berkurang

Jangan sampai anda meremehkan gejala hiperglikemia maupun hipoglikemia tersebut. Karena gejala-gejala tersebut bisa semakin parah jika anda tidak segera mengatasinya. Namun demikian, memang tidak semua penderita penyakit diabetes melitus mengalami gejala-gejala tersebut.

Karena itulah, bergantung pada ciri-ciri penderita diabetes sangat tidak tepat saat ini. Ada baiknya selain tetap waspada dengan ciri-ciri penderita diabetes, andapun perlu mulai mengurangi berbagai macam faktor pemicu penyakit diabetes melitus.

Faktor-Faktor Resiko Pemicu Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit diabetes melitus hampir selalu menyerang seseorang yang memiliki faktor-faktor pemicu. Penyakit ini bisa dikatakan tidak dapat menyerang seseorang yang tidak memiliki faktor resiko tersebut. Oleh sebab itu, jika anda bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan semua faktor resiko tersebut, maka anda bisa terbebas dari ancaman menjadi penderita penyakit DM.

Apa saja faktor resiko pemicu penyakit DM tersebut? Berikut adalah penjelasannya:

  • Usia lanjut

Seseorang yang sudah berusia lanjut akan sangat berisiko menderita penyakit DM. Masalahnya fungsi organ di dalam tubuh seseorang yang berusia lanjut sudah mulai mengalami penurunan. Namun anda masih bisa mencegahnya dengan rutin melakukan olahraga dan juga menjaga pola makan.

  • Obesitas

Obesitas juga menjadi salah satu faktor pemicu munculnya penyakit DM. Kelebihan berat badan akan menyebabkan tingginya lemak di dalam tubuh. Lemak dapat menutupi reseptor sel sehingga sel di dalam tubuh kesulitan mendapatkan glukosa. Glukosa yang tidak dapat disebarkan secara maksimal akhirnya menumpuk di dalam darah.

Mulailah untuk mengurangi berat badan anda jika memang anda termasuk memiliki masalah obesitas.

  • Penyakit hipertensi dan kolesterol

Seseorang yang menderita penyakit hipertensi dan juga kolesterol ternyata juga menjadi target bagi penyakit diabetes melitus. Semua dikarenakan penyebaran glukosa tidak akan maksimal jika seseorang menderita penyakit hipertensi maupun kolesterol.

Mulai sekarang, sebaiknya anda jangan bergantung pada ciri-ciri penderita diabetes karena tidak semua penderita penyakit DM mengalaminya. Sebaiknya andapun mulai mengurangi berbagai macam faktor-faktor pemicu penyakit diabetes melitus untuk mencegah kemunculannya.