Manfaat dan Aturan Olahraga Diabetes yang Benar

Olahraga diabetes sebaiknya tidak disamakan dengan olahraga orang pada umumnya. Meskipun olahraga wajib dilakukan oleh penderita diabetes, namun ada aturan yang harus ditaati oleh penderita diabetes. Jika sampai tidak mentaati aturan dalam melakukan olahraga, penderita diabetes melitus justru akan mengalami kerugian.

Oleh sebab itu, anda yang menderita diabetes melitus sebaiknya mempelajari seperti apa aturan melakukan olahraga untuk diabetes melitus tersebut. Di artikel ini, kami akan membahas secara lengkap mengenai aturan dalam melakukan olahraga diabetes melitus sekaligus apa saja manfaat yang akan didapatkan dengan berolahraga secara benar bagi penderita diabetes melitus.

Manfaat Rutin Berolahraga Dengan Cara yang Benar Bagi Penderita Diabetes

Manfaat Rutin Berolahraga Dengan Cara yang Benar Bagi Penderita Diabetes

Olahraga adalah satu kegiatan yang bisa dikatakan sebagai kunci untuk mengatasi penyakit diabetes melitus. Namun ingat bahwa penderita diabetes harus benar-benar mentaati aturan dalam berolahraga jika tidak ingin mengalami masalah kesehatan.

Meskipun olahraga dapat membantu mengatasi penyakit diabetes, namun jika dilakukan secara asal-asalan justru dapat menyebabkan penderita diabetes mengalami masalah besar terutama hipoglikemia. Namun jika dilakukan dengan cara yang benar, olahraga diabetes akan memberikan manfaat yang cukup besar. Berikut ini adalah berbagai macam manfaat yang bisa dirasakan oleh penderita diabetes yang mau rutin berolahraga dengan cara yang benar:

  • Mengurangi konsumsi obat

Penderita diabetes melitus umumnya harus terus meminum obat-obatan medis untuk menjaga agar kadar gula dalam darah tidak meningkat. Dengan rutin berolahraga menggunakan cara yang benar, penderita diabetes melitus bisa merasakan manfaat seperti berkurangnya dosis konsumsi obat-obatan medis tersebut. Karena olahraga dapat membantu mengontrol kadar gula darah agar tidak meningkat, selain olah raga faktor obat tradisional diabetes paling ampuh juga mempengaruhi dosis obat medis yang diberikan dokter.

  • Menurunkan resiko menderita penyakit diabetes

Dengan rutin melakukan olahraga, bukan hanya penderita diabetes melitus saja yang bisa merasakan manfaatnya. Anda yang saat ini sedang berupaya mencegah agar jangan sampai menderita penyakit diabetespun akan mendapatkan manfaat besar dari rutin berolahraga. Olahraga secara rutin akan membantu menurunkan kemungkinan anda untuk menjadi penderita diabetes melitus.

  • Mengatasi masalah kelebihan berat badan

Memiliki masalah kelebihan berat badan merupakan penyebab utama mengapa semakin banyak jumlah penderita diabetes melitus baru. Dengan berolahraga secara rutin, masalah kelebihan berat badan akan jauh lebih mudah diatasi dan andapun akan lebih mudah terhindar menjadi penderita diabetes melitus.

  • Menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL)

Olahraga diabetes yang dilakukan secara rutin juga dapat membantu mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) yang ada di dalam tubuh. Berkurangnya kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh jelas akan sangat bermanfaat baik bagi anda yang sedang menderita penyakit DM atau yang ingin mencegah penyakit tersebut.

  • Melancarkan aliran darah

Rutin berolahraga dengan cara yang benar juga akan sangat membantu melancarkan aliran darah. Ketika aliran darah kembali lancar, maka penderita diabetes melitus dapat mengurangi resiko untuk mengalami berbagai macam masalah kesehatan terutama stroke.

  • Menurunkan resiko untuk menderita penyakit jantung

Penderita diabetes melitus atau yang belum menderita penyakit tersebut juga dapat menurunkan resiko menderita penyakit jantung dengan rutin berolahraga.

  • Meningkatkan kelenturan otot dan sendi

Olahraga diabetes melitus yang dilakukan secara rutin juga akan sangat bermanfaat dalam menjaga maupun meningkatkan kelenturan otot dan sendi.

  • Mencegah masalah pengeroposan tulang

Penelitian telah membuktikan bahwa orang yang rutin melakukan olahraga akan jauh lebih sulit mengalami masalah pengeroposan tulang.

  • Memperbaiki dan meningkatkan kondisi mental dan kejiwaan

Selain menjaga kesehatan, olahraga yang dilakukan dengan cara yang benar juga dapat meningkatkan dan memperbaiki kondisi mental sekaligus kejiwaan. Olahraga bisa dikatakan sebagai sarana untuk mencegah dan mengatasi stress.

  • Meningkatkan kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh insulin

Jika dilakukan dengan cara yang tepat, olahraga untuk diabetes melitus juga mampu membantu meningkatkan kepekaan sel dalam menerima glukosa yang dibawa oleh insulin.

Melihat semua manfaat tersebut, dapat disimpulkan bahwa dengan berolahraga secara tepat dan teratur, penderita diabetes melitus akan semakin mudah mengatasi penyakit yang dideritanya dan mengurangi munculnya berbagai macam masalah kesehatan akibat penyakit diabetes.

Faktor-Faktor Penting yang Harus Diperhatikan Dalam Melakukan Olahraga Untuk Diabetes Melitus

Olahraga memang sangat dianjurkan dilakukan secara rutin oleh penderita diabetes melitus. Namun perlu diingat bahwa jika dilakukan secara asal-asal, olahraga juga dapat menyebabkan masalah bagi penderita diabetes. Ada beberapa faktor penting yang wajib ditaati oleh penderita diabetes melitus ketika melakukan olahraga. Dengan mentaati semua faktor-faktor tersebut, maka olahraga diabetes baru akan memberikan manfaat.

Berikut adalah beberapa faktor penting yang wajib ditaati oleh penderita diabetes melitus ketika berolahraga:

  • Frekuensi

Seberapa sering seorang penderita diabetes melitus diperbolehkan berolahraga dalam waktu satu minggu? Penderita diabetes melitus diwajibkan berolahraga secara rutin dan berkelanjutan. Khusus untuk penderita diabetes melitus yang memiliki masalah kelebihan berat badan memang disarankan untuk berolahraga setiap hari. Karena berolahraga setiap hari dapat membantu menurunkan berat badan.

  • Intensitas

Selain frekuensi, intensitas olahraga diabetes juga perlu dipantau. Olahraga dikatakan bermanfaat bagi penderita diabetes ketika dilakukan dengan cara yang tepat dan tidak dipaksakan. Intensitas dalam berolahraga bagi penderita diabetes melitus dihitung menggunakan denyut jantung per menit. Ketika denyut jantung sudah meningkat sebanyak 50% hingga 70%, maka penderita diabetes dinyatakan cukup dalam melakukan olahraga.

  • Durasi

Lama dalam melakukan olahraga untuk diabetes melitus juga harus diperhatikan. Karena terlalu lama berolahraga justru tidak baik bagi kesehatan penderita diabetes melitus. Umumnya, penderita diabetes melitus hanya disarankan berolahraga selama 20 menit hingga 60 menit saja. Jika lebih dari durasi tersebut, ditakutkan penderita diabetes justru berpotensi mengalami hipoglikemia.

  • Jenis olahraga

Penderita diabetes melitus tidak boleh asal memilih jenis olahraga. Karena ada beberapa macam olahraga yang justru dapat membahayakan kesehatan penderita diabetes. Olahraga diabetes lebih disarankan yang memiliki ritme stabil. Olahraga yang ritmenya tidak stabil seperti basket, voli, bulu tangkis sebaiknya tidak dilakukan oleh penderita diabetes melitus. Karena olahraga dengan ritme tidak stabil dapat memicu munculnya masalah pada organ jantung terutama pada penderita diabetes melitus.

Contoh Olahraga Diabetes yang Menyehatkan dan Aman Untuk Dilakukan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa olahraga yang ritmenya tidak stabil sebaiknya tidak dilakukan oleh penderita diabetes melitus. Penderita diabetes melitus lebih disarankan untuk memilih jenis olarhaga yang ritmenya stabil seperti:

  • Jogging
  • Jalan cepat
  • Berenang
  • Bersepeda
  • senam

Selain olahraga tersebut, membersihkan rumah juga termasuk olahraga diabetes yang baik. karena ritmenya sangat stabil.

Seberapa Sering Seorang Penderita DM Disarankan Melakukan Olahraga?

Durasi seorang penderita DM dalam melakukan olahraga memang sudah dijelaskan secara singkat. Namun karena hal ini begitu penting, maka perlu dibahas lebih detail. Olahraga untuk diabetes melitus memang disarankan dilakukan secara teratur dan berkelanjutan. Dalam seminggu, penderita diabetes melitus disarankan minimal melakukan olahraga sebanyak 3 hingga 5 kali.

Untuk durasinya, penderita diabetes melitus disarankan untuk berolahraga maksimal selama 1 jam khususnya bagi penderita DM yang memiliki masalah obesitas. Pastikan untuk melakukan pemanasan sebelum berolahraga dan juga pendinginan setelah selesai berolahraga. Bagi penderita DM yang tidak kuat berolahraga selama 30 menit sampai 1 jam secara langsung, bisa menggunakan cara khusus.

Cara khusus bagi anda yang tidak kuat langsung berolahraga selama 30 menit sampai 1 jam adalah dengan membaginya menjadi beberapa kali. Misalnya, dalam sehari anda harus berolahraga selama 30 menit. Anda bisa membaginya menjadi 10 menit berolahraga di pagi hari, kemudian berolahraga kembali selama 10 menit di siang hari, dan terakhir 10 menit di malam hari.

Bagaimana Melakukan Olahraga Diabetes yang Aman

Melakukan olahraga diabetes memang harus lebih berhati-hati karena ada kemungkinan penderita diabetes mengalami masalah kesehatan saat berolahraga. Selain berkonsultasi dengan dokter mengenai jenis olahraga yang cocok untuk dilakukan, penderita diabetes sebaiknya juga mengetahui beberapa hal yang harus diwaspadai saat berolahraga.

Berikut ini adalah beberapa hal yang wajib diwaspadai oleh penderita diabetes saat berolahraga:

  • Hal yang harus diwasapadai oleh penderita DM tipe 1 saat berolahraga

Penderita diabetes melitus tipe 1 sangat membutuhkan suntikan insulin buatan. Karena itu, sebaiknya penderita DM tipe 1 berhati-hati dan selalu waspada akan penurunan kadar gula darah secara tiba-tiba saat berolahraga.

  • Hal yang harus diwaspadai oleh penderita DM tipe 2 saat berolahraga

Ada beberapa penderita DM tipe 2 yang juga mengalami masalah yang sama seperti penderita DM tipe 1. Mereka membutuhkan suntikan insulin buatan untuk menjaga agar kadar gula darahnya tidak menurun secara drastis. Untuk penderita DM tipe 2 yang membutuhkan suntikan insulin buatan, maka mereka harus mengikuti aturan berikut ini untuk mendapatkan manfaat dari berolahraga:

  • Lakukan olahraga jenis menengah setiap hari dan lakukan olahraga yang lebih berat sebanyak 3 kali dalam seminggu.
  • Pilih jenis olahraga yang efektif membakar kalori bukan olahraga yang hanya menguras tenaga. Konsultasikan lebih lanjut mengenai jenis olahraga tersebut dengan dokter.
  • Sebaiknya berolahraga ketika cuaca tidak terlalu panas atau dingin. Jangan berolahraga ketika suhu terlalu panas atau dingin.
  • Selalu kenakan sepatu yang nyaman setiap kali berolahraga. Karena mengenakan sepatu dapat mengurangi kemungkinan penderita DM untuk mengalami luka di bagian kaki.
  • Jangan berolahraga ketika kadar gula darah terlalu rendah. Karena hal tersebut justru akan memperparah kondisi kesehatan.
  • Selalu berkonsultasi mengenai rutinitas olahraga dengan dokter.

Perhatikan Hal-Hal Ini Untuk Meminimalkan Munculnya Komplikasi Saat Berolahraga

Perhatikan Hal-Hal Ini Untuk Meminimalkan Munculnya Komplikasi Saat Berolahraga

Komplikasi merupakan satu masalah yang rawan dialami oleh penderita diabetes melitus. Olahraga yang dilakukan secara asal-asalan juga bisa memicu munculnya masalah komplikasi tersebut. Perhatikan beberapa hal berikut ini jika anda tidak ingin mengalami komplikasi serius akibat berolahraga:
  • Komplikasi pada mata bisa terjadi ketika penderita diabetes melitus melakukan olahraga seperti jogging. Oleh sebab itu, sangatlah penting untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum berolahraga.
  • Komplikasi pada organ jantung juga rawan dialami oleh penderita diabetes setelah berolahraga. Oleh karena itu, sebaiknya berolahraga sesuai dengan aturan yang disarankan oleh dokter.
  • Komplikasi borok pada kaki juga merupakan masalah yang kemungkinan dialami oleh penderita DM setelah berolahraga. Karena itu, sebaiknya selalu kenakan sepatu yang nyaman setiap kali berolahraga.

Tips Berolahraga Aman dan Menyehatkan Bagi Penderita Diabetes

Jika dilakukan dengan aturan yang benar, olahraga diabetes memang dapat membantu mengatasi penyakit. Berikut ini adalah beberapa tips penting bagi penderita DM yang ingin mendapatkan manfaat besar dengan rutin berolahraga:

  • Jangan pernah berolahraga ketika kadar gula darah sedang tidak stabil. Urungkan niatan untuk berolahraga ketika kadar gula darah di bawah 100 mg/dl atau lebih dari 200 mg/dl.
  • Selalu kenakan sepatu setiap kali berolahraga. Karena mengenakan sepatu yang nyaman dan sesuai dengan ukuran kaki akan sangat membantu mengurangi kemungkinan anda mengalami komplikasi borok.
  • Jangan pernah berolahraga sendirian. Karena ada kemungkinan anda mengalami hipoglikemia saat berolahraga. Berolahraga bersama teman akan sangat membantu anda ketika mengalami hipoglikemia.
  • Lakukan olahraga setelah 2 jam hingga 3 jam setelah makan.
  • Lakukan pemanasan sebelum memulai olahraga dan juga lakukan pendinginan setelah selesai berolahraga.
  • Selalu bawa makanan kecil seperti biskuit atau permen setiap kali berolahraga. Biskuit dan permen sangat membantu karena dapat digunakan sebagai pertolongan pertama jika anda mengalami hipoglikemia.
  • Pilihlah pakaian khusus yang nyaman dan menyerap keringat saat berolahraga.
  • Pilih jenis olahraga yang nyaman dan menyenangkan.
  • Selalu waspada dengan berbagai macam gejala penurunan kadar gula darah saat berolahraga dan hentikan aktivitas olahraga secepat mungkin setelah merasakan gejala tersebut.

Gejala-Gejala Penurunan Kadar Gula Darah yang Menandakan Anda Harus Menghentikan Aktivitas Olahraga

Setiap penderita diabetes melitus sebaiknya selalu waspada dengan gejala-gejala penurunan kadar gula darah setiap kali berolahraga. Ketika mulai merasakan gejal-gejala aneh, sebaiknya segera hentikan aktivitas olahraga anda. berikut adalah gejala-gejala terjadinya penurunan kadar gula darah yang harus anda waspadai saat melakukan olahraga diabetes:

  • Dada terasa sangat sesak
  • Nafas menjadi pendek
  • Mau pingsan dan merasa pusing
  • Ulu hati terasa sakit
  • Nyeri di bagian dada dan menjalar ke lengan, bahu, dan rahang bagian kiri
  • Detak jantung terasa lebih cepat dari biasanya.

Artikel ini tidak bermaksud menakut-nakuti anda yang menderita penyakit diabetes untuk melakukan olahraga. Artikel ini bertujuan untuk membantu anda penderita diabetes untuk bisa mendapatkan manfaat berolahraga dengan cara yang aman.