Retinopati Diabetik, Gangguan Mata yang Seharusnya Diwaspadai Oleh Penderita DM

Retinopati diabetik adalah satu jenis gangguan mata yang muncul akibat penyakit diabetes melitus. Fakta memang menunjukkan bahwa setelah menderita penyakit diabetes melitus selama kurang lebih 15 tahun, 2% penderita mengalami kebutaan dan 10%nya mengalami cacat penglihatan.

Karena itulah, sebaiknya anda yang saat ini menderita penyakit diabetes melitus harus lebih waspada dengan kemunculan gangguan pada organ mata tersebut. Memang benar bahwa retinopati diabetik bukanlah satu-satunya jenis gangguan mata yang bisa dialami oleh penderita penyakit DM.

Namun demikian, retinopati merupakan salah satu gangguan mata yang cukup berbahaya. Retinopati diabetik bisa menyebabkan kebutaan permanen jika sampai terlambat diatasi. sudahkah anda mengetahui seperti apa cara mengatasi diabetes melitus dan gejala dari gangguan mata retinopati tersebut? Bagi anda yang belum jelas mengenai gangguan mata tersebut, baca penjelasannya di sini.

Siapa Saja yang Berpotensi Mengalami Retinopati Diabetik

Retinopati Diabetik

Hal pertama yang perlu anda ketahui dari retinopati diabetik ini adalah mengenai siapa saja yang berpotensi mengalami masalah tersebut. Setiap penderita penyakit diabetes melitus bisa mengalami gangguan mata tersebut. Bahkan, anda yang belum menderita penyakit diabetes melitus cukup lamapun berpotensi mengalami gangguan mata tersebut. Karena memang ternyata, retinopati dapat muncul karena tingginya kadar gula darah di dalam tubuh.

Oleh karena itu, bila selama ini anda tidak mampu menjaga kestabilan kadar gula darah anda, maka tidak heran jika suatu saat anda bisa mengalami gangguan mata tersebut. Jika dilihat dari hasil penelitian, memang mayoritas penderita penyakit diabetes melitus tipe 1 sangat berpotensi mengalami gangguan mata tersebut, sedangkan hanya 6 sampai 10% penderita penyakit DM tipe 2 yang berpotensi mengalami gangguan retinopati diabetik tersebut.

Retinopati masih dibagi lagi menjadi 2 macam jenis. Masing-masing jenis retinopati tersebut menunjukkan gejala yang berbeda-beda dan cara mengatasi setiap jenis retinopati tersebut juga berbeda. Oleh karena itu, jika anda ingin mencegah kemunculan retinopati diabetik, sebaiknya andapun mengetahui dengan jelas mengenai 2 macam jenis retinopati tersebut.

2 Macam Jenis Retinopati yang Rawan Dialami Oleh Penderita DM

Ya, memang retinopati diabetik dibagi menjadi 2 jenis dan masing-masing jenisnya membutuhkan penanganan yang berbeda. Berikut adalah 2 jenis retinopati yang rawan dialami oleh penderita DM tersebut:

Retinopati Non Proliferatif

Retinopati Non Proliferatif bisa dikatakan sebagai jenis retinopati yang tidak terlalu berbahaya. Biasanya retinopati inilah yang dialami oleh penderita DM di awal. Retinopati jenis ini biasanya menunjukkan gejala seperti:

  • Pembengkakan di bagian retina mata.
  • Terjadinya penurunan fungsi organ mata.

Retinopati Proliferatif

Retinopati Proliferatif adalah jenis retinopati diabetik yang berbahaya. Gangguan mata ini biasanya muncul karena seorang penderita diabetes melitus tidak mengatasi retinopati non proliferatif secepat mungkin setelah kemunculannya.

Seseorang yang mengalami gangguan mata retinopati proliferatif ini biasanya menunjukkan gejala seperti:

  • Pendarahan di bagian retina mata.
  • Pandangan menjadi kabur dan terkadang berubah warna menjadi keabu-abuan.

Dibutuhkan penanganan khusus jika sampai seseorang sudah terlanjur mengalami gangguan mata ini. jika terjadi pendarahan yang cukup serius, maka terkadang dibutuhkan pembedahan untuk membersihkan tumpukan pendarahan di bagian retina mata.

Retinopati diabetik bukanlah suatu masalah yang bisa diremehkan. Karena dampak dari gangguan tersebut bisa menyebabkan kebutaan permanen. Bagi anda yang menderita penyakit diabetes melitus, sebaiknya anda rutin memeriksakan kesehatan mata untuk mencegah munculnya gangguan mata tersebut.