Kenali Bahaya dari Komplikasi Diabetes Melitus Akut dan Kronis

Komplikasi diabetes melitus bisa dialami oleh semua penderita penyakit DM yang tidak mengontrol kadar gula darah. Sebaiknya anda jangan menganggap bahwa komplikasi diabetes melitus adalah suatu hal biasa. Fakta menunjukkan bahwa mayoritas penderita penyakit DM kehilangan nyawa karena mengalami komplikasi ini.

Karena itulah, kami sarankan anda untuk sebisa mungkin mengontrol kadar gula darah anda dengan cara mengobati diabetes melitus. Semua demi kebaikan anda sendiri. Bagi anda yang selama ini belum jelas mengenai apa itu komplikasi diabetes melitus, maka anda perlu mempelajarinya lebih lanjut di sini.

Komplikasi Diabetes Melitus Akut dan Kronis

kenali komplikasinya

Dilihat dari tingkat bahayanya, komplikasi diabetes melitus dibagi menjadi dua macam yaitu akut dan kronis. Komplikasi akut bisa disebut sebagai tahap peringatan bagi penderita penyakit DM.

Seharusnya, jika anda sudah mengalami komplikasi akut, mulailah mengontrol kadar gula darah. Karena jika anda tidak melakukannya, maka komplikasi akan meningkat dan anda akan semakin sulit mengatasinya nanti. Komplikasi akut penyakit diabetes melitus ini terdiri dari 2 macam jenis yaitu hipoglikemia dan juga hiperglikemia.

Hipoglikemia biasa diderita oleh mereka yang sering kekurangan kadar gula darah. Biasanya hal ini sering dialami oleh penderita penyakit DM tipe 1 yang sering lupa mendapatkan suntikan insulin dan juga terlalu lelah dalam melakukan olahraga.

Mereka yang mengalami hipoglikemia biasanya mengalami gejala-gejala seperti berikut ini:

  • Sering merasa kelaparan
  • Tubuh gemetar dan juga banyak mengeluarkan keringat dingin
  • Detak jantung tidak teratur
  • Tubuh terasa lemas seperti kehilangan tenaga
  • Kesadaran menurun dan terkadang tidak sadarkan diri

Jangan remehkan hipoglikemia ini. Karena jika anda tidak segera mengatasi masalah ini, anda bisa mengalami koma yang justru akan semakin memperburuk kesehatan tubuh anda. Selain hipoglikemia, anda juga perlu waspada dengan hiperglikemia. Hiperglikemia merupakan komplikasi akut penyakit DM yang disebabkan karena kadar gula darah terlalu tinggi. Penderita DM tipe 2 biasa mengalami masalah ini.

Mereka yang mengalami hiperglikemia sering merasakan beberapa macam gejala berikut ini:

  • Sering buang air kecil
  • Sering merasa kehausan
  • Berat badan menurun
  • Penglihatan menurun
  • Sering mengalami masalah gatal-gatal dan juga infeksi pada kulit

Jika seorang penderita penyakit DM sama sekali tidak melakukan tindakan apapun ketika mengalami komplikasi akut tersebut, maka mereka berpotensi tinggi mengalami komplikasi diabetes melitus kronis. Komplikasi diabetes melitus kronis menimbulkan berbagai macam masalah yang jauh lebih berat jika dibandingkan dengan komplikasi akut.

Anda berpotensi menderita berbagai macam penyakit berbahaya karena terjadinya kerusakan pada beberapa organ penting di dalam tubuh. Berikut adalah beberapa macam organ yang kerap mengalami kerusakan dikarenakan tidak terkontrolnya kadar gula darah di dalam tubuh:

  • Organ jantung

Jantung merupakan salah satu organ yang sangat penting. Organ ini berpotensi tinggi mengalami kerusakan karena tidak terkontrolnya kadar gula darah dengan baik. Kadar gula yang terlalu tinggi dapat merusak pembuluh darah dan kerusakan tersebut akan semakin meningkatkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.

Semakin tingginya penumpukan lemak di dalam pembuluh darah akan membuat jantung bekerja semakin berat. Jika dibiarkan berlarut-larut masalah ini bisa menimbulkan penyakit jantung.

  • Organ ginjal

Ginjal juga sama halnya dengan organ jantung. Organ ini juga berpotensi mengalami kerusakan ketika kadar gula darah melonjak secara drastis. Ginjal akan bekerja ekstra berat untuk menyaring racun di dalam darah jika terdapat kandungan kadar gula yang sangat tinggi di dalam darah.

Jika dibiarkan, lama kelamaan organ ginjal pun akan mengalami kerusakan dan hal ini bersifat permanen. Jika organ ginjal sudah mengalami kerusakan, maka anda hanya bisa melakukan cangkok ginjal atau melakukan cuci darah untuk bertahan hidup.

Melihat dari apa yang bisa anda derita dengan meremehkan komplikasi diabetes melitus tersebut, kami berharap mulai dari sekarang anda mau lebih memperhatikan kesehatan tubuh anda.