Hubungan Kadar Gula Darah Tinggi dan Penyakit Diabetes Melitus

Penyakit diabetes melitus memang selalu dihubungkan dengan kadar gula darah tinggi. Apa yang membuat kadar gula di dalam darah berhubungan erat dengan penyakit diabetes melitus? Ternyata penyakit diabetes melitus memang muncul ketika kadar gula darah di dalam tubuh terlalu tinggi. Selain itu, kadar gula darah tinggi tersebut juga kerap digunakan sebagai bukti apakah seseorang menderita penyakit diabetes melitus atau tidak.

Karena penyakit diabetes melitus memang akan sangat sulit dideteksi jika dilihat dari gejala-gejalanya saja. Karena saat ini sering sekali penderita diabetes melitus tidak merasakan gejala apapun. Mereka baru mulai merasakan gejala-gejala penyakit diabetes melitus saat penyakit sudah sangat parah.

Namun sudahkah anda mengetahui berapa kadar gula darah normal dan bagaimana cara menurunkan kadar gula darah tinggi? Anda bisa membaca lebih lengkap lagi mengenai berapa kadar gula darah normal dan juga bagaimana cara menurunkan kadar gula darah yang tinggi tersebut di artikel ini.

Berapa Kadar Gula Darah yang Dikatakan Normal?

Kadar Gula Darah yang Dikatakan Normal

Kadar gula darah memang selalu digunakan untuk menentukan apakah seseorang menderita penyakit diabetes atau tidak. Namun demikian, masih banyak sekali orang yang belum mengetahui berapa sebenarnya kadar gula darah yang normal tersebut.

Kadar gula darah dibagi menjadi 2 macam yaitu kadar gula darah setelah berpuasa selama 8 jam dan kadar gula darah setelah makan. Orang yang tidak menderita penyakit diabetes melitus pasti memiliki kadar gula darah setelah berpuasa selama 8 jam tidak lebih dari 70-110 mg/dl.

Kemudian kadar gula darah setelah makan selama 2 jam selalu berada di bawah 200 mg/dl. Bila anda memiliki kadar gula darah yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan kadar gula darah normal tersebut, maka kemungkinan besar anda sangat beresiko untuk menderita penyakit diabetes melitus.

Sebenarnya, anda masih belum terlambat untuk mencegah penyakit DM asalkan anda mau mencoba menurunkan kadar gula darah. Sudah taukah anda tentang bagaimana cara menurunkan kadar gula darah tinggi? Pelajari selengkapnya mengenai cara menurunkan kadar gula darah yang tinggi di artikel ini.

Apa yang Menyebabkan Kadar Gula Darah Meningkat?

Untuk anda yang ingin mengetahui tentang bagaimana cara menurunkan kadar gula darah tinggi, maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai apa yang menyebabkan kadar gula darah meningkat tak terkendali. dan karena itu tidak sedikit orang yang memilih obat herbal untuk diabetes melitus. Sementara itu kadar gula darah tinggi sebenarnya terjadi akibat glukosa tidak dapat diproses menjadi energi dan dibiarkan menumpuk di dalam darah.

Penyebab utama mengapa glukosa tidak dapat diproses menjadi energi adalah karena adanya masalah pada hormon insulin. Ada 3 macam masalah yang bisa menyebabkan hormon insulin tidak dapat lagi menyalurkan glukosa menuju sel-sel yang ada di dalam tubuh untuk diproses menjadi energi. Berikut adalah 3 macam masalahnya:

  • Hormon insulin masih diproduksi namun jumlahnya sangat kurang untuk menyalurkan semua glukosa yang ada di dalam darah.
  • Hormon insulin sudah tidak dapat diproduksi lagi karena adanya kerusakan organ pankreas.
  • Hormon insulin masih diproduksi dan jumlahnya normal, namun sel-sel di dalam tubuh mengalami resistensi insulin sehingga hormon insulin tidak dapat menyalurkan glukosa.

Pada umumnya, seseorang yang memang menderita penyakit diabetes melitus dan memiliki kadar gula darah tinggi akan lebih sering buang air kecil. Hal tersebut terjadi karena tubuh membuang glukosa melalui air seni. Oleh sebab itulah, air seni penderita diabetes melitus memiliki rasa yang manis.

Apakah Kadar Gula Darah Tinggi Berbahaya Bagi Kesehatan?

Kadar gula darah tinggi sangatlah membahayakan kesehatan tubuh anda. Oleh sebab itulah, kita disarankan untuk melakukan cek kadar gula darah secara teratur. Karena dengan melakukan pengecekan kadar gula darah secara teratur, andapun bisa mencegah penyakit diabetes melitus lebih mudah. Memang sudah banyak orang yang sadar bahwa kadar gula darah yang terlalu tinggi sangat membahayakan.

Namun masih ada beberapa orang yang menganggapnya sebagai masalah kecil. Bagi anda yang selama ini masih menganggap kadar gula darah tinggi sebagai masalah kecil, maka anda perlu mengetahui apa saja komplikasi penyakit yang bisa disebabkan oleh tingginya kadar gula darah tersebut.

Berikut adalah beberapa komplikasi penyakit yang rawan terjadi akibat kadar gula darah terlalu tinggi:

  • Penyakit jantung.
  • Gangguan penglihatan.
  • Terganggunya fungsi seksual baik pada wanita maupun pria.
  • Semakin beresiko untuk mengalami stroke.
  • Saraf berpotensi mengalami kerusakan.
  • Organ ginjal berpotensi untuk mengalami kerusakan.
  • Beresiko untuk mengalami luka terutama di bagian kaki.

Bagaimana Cara Mengetahui Berapa Kadar Gula Darah?

Cara Mengetahui Berapa Kadar Gula Darah

Untuk mengetahui berapa kadar gula darah sebenarnya tidaklah sulit. Bahkan anda bisa melakukan pengecekan sendiri dengan menggunakan alat-alat sederhana yang banyak dijual di apotik. Namun memang kami tetap menyarankan anda untuk melakukan cek kadar gula darah di laboratorium.

Karena pemeriksaan kadar gula di laboratorium tetaplah yang paling akurat. Akan tetapi, jika anda memang kesulitan untuk melakukan cek kadar gula darah di laboratorium, maka anda bisa menggunakan 2 macam cara berikut ini:

  • Alat strip pengukur gula darah

Alat untuk mengukur kadar gula darah yang pertama adalah alat strip. Alat ini bisa dibeli di semua apotik. Cara penggunaannyapun sangatlah mudah. Anda hanya perlu menusukkan jarum di salah satu jari dan meneteskan darah di kertas strip. Pastikan jari tidak menyentuh bagian kertas strip.

Tunggu beberapa saat sampai kertas strip berubah warna dan kemudian anda hanya perlu mencocokkan perubahan warna pada kertas strip menggunakan tabel warna yang diberikan bersamaan dengan alat strip.

  • Alat pengukur gula darah digital

Alat pengukur strip memang tidak menunjukkan peningkatan kadar gula darah dalam satuan angka. Bagi anda yang ingin mengetahui berapa satuan angka kadar gula dalam darah, maka anda bisa menggunakan alat pengukur gula darah digital.

Penggunaan alat pengukur gula darah digital ini hampir sama dengan alat strip. Yang perlu anda lakukan hanyalah menusukkan jarum dan meneteskan darah di atas kertas strip. Kemudian ikuti instruksi yang tersedia di dalam kemasaan alat tersebut.

Apa Pentingnya Melakukan Pemeriksaan Kadar Gula Darah?

Melakukan pemeriksaan kadar gula darah sangatlah penting dilakukan bukan hanya untuk mencegah penyakit DM. Orang-orang yang sudah dinyatakan menderita penyakit diabetes melitus juga wajib melakukan pengecekan gula darah secara teratur. Pengecekan kadar gula darah tersebut dilakukan untuk memudahkan penderita DM mengatasi kadar gula darah tinggi.

Karena jika dibiarkan berlarut-larut, maka akan semakin sulit untuk mengatasi masalah peningkatan kadar gula darah tersebut. Pada umumnya, dokter akan menyarankan penderita DM untuk melakukan cek kadar gula darah secara berkala. Untuk penderita DM yang bergantung pada suntikan insulin disarankan untuk melakukan cek kadar gula darah 2 hingga 4 kali dalam sehari.

Sedangkan penderita DM yang belum bergantung pada suntikan insulin hanya perlu melakukan cek kadar gula darah 2 kali dalam seminggu. Jangan remehkan masalah pengecekan kadar gula darah ini. Karena jika dilakukan secara disiplin, pengecekan kadar gula darah ini sangat membantu mengatasi penyakit diabetes melitus.