5 Faktor Penyebab Penyakit Gula Darah yang Belum Anda Ketahui

Faktor keturunan ternyata bukan penyebab penyakit gula darah yang persentasenya paling besar. Penelitian telah membuktikan bahwa faktor keturunan hanya mempengaruhi kemungkinan seseorang untuk menderita penyakit diabetes melitus sebesar 5% hingga 10% saja. Faktor yang dapat meningkatkan munculnya penyakit diabetes melitus yang persentasenya terbesar justru adalah pola hidup yang banyak digunakan oleh orang jaman sekarang.

Ya, pola hidup tidak sehat adalah faktor penyebab penyakit gula darah yang paling besar saat ini. Karena itulah, anda sebaiknya tidak lagi menganggap remeh penyakit diabetes melitus hanya karena anda tidak memiliki faktor genetik penderita penyakit DM. Karena melihat dari faktor penyebab penyakit gula darah yang terbesar tersebut, mayoritas orang yang hidup di jaman sekarang bisa saja menjadi penderita diabetes melitus.

Namun jangan cemas, karena sebenarnya anda masih bisa mencegah penyakit diabetes melitus dengan pengobatan diabetes. Untuk anda yang ingin mencegah penyakit berbahaya tersebut, sebaiknya pelajari terlebih dahulu mengenai apa saja faktor-faktor yang dapat memicunya selain faktor keturunan di artikel ini.

Kebiasaan Buruk dari Pola Hidup Tidak Sehat yang Berpotensi Menjadi Penyebab Penyakit Gula Darah

malas berolahraga

Sebenarnya masih banyak orang yang belum mengetahui bahwa kebiasaan buruk dari pola hidup tidak sehat yang mereka lakukan dapat memicu munculnya penyakit diabetes melitus. Berikut adalah beberapa faktor penyebab penyakit gula darah terbesar dari penggunaan pola hidup yang tidak sehat yang perlu anda hilangkan:
  • Malas berolahraga

Cukup banyak orang yang mulai enggan berolahraga. Padahal, orang yang jarang berolahraga jauh lebih mudah menderita penyakit diabetes melitus. Hal tersebut dikarenakan penumpukan lemak di dalam tubuh akan semakin meningkat ketika anda kurang berolahraga.

Jika penumpukan lemak semakin bertambah, maka andapun akan beresiko mengalami masalah obesitas. Obesitas adalah salah satu penyebab munculnya penyakit diabetes melitus tipe 2. Selain itu, seseorang yang mengalami masalah obesitas juga sangat rawan menderita penyakit kardiovaskuler seperti penyakit jantung.

  • Suka meminum minuman bersoda

Minuman bersoda tidak baik dikonsumsi terus menerus. Karena minuman bersoda menggunakan pemanis buatan yang sangat berpotensi meningkatkan kadar gula darah. Selain itu, seseorang yang sering meminum minuman bersoda juga dapat mengalami masalah pada organ ginjalnya.

  • Penggunaan pil pencegah kehamilan

Pil pencegah kehamilan ternyata juga dapat memicu munculnya penyakit diabetes melitus jika digunakan terlalu sering. Karena di dalam pil pencegah kehamilan terdapat hormon estrogen dan juga progresteron. Dua macam hormon tersebut berpotensi meningkatkan kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jangka waktu yang cukup lama.

  • Kurang istirahat

Anda yang sering kurang tidur juga harus berhati-hati. Karena ternyata kebiasaan tersebut juga dapat meningkatkan resiko anda untuk menderita penyakit diabetes melitus. Seseorang yang kurang waktu tidur dapat mengalami masalah pada fungsi organ-organ penting di dalam tubuhnya. Salah satu organ yang dapat mengalami masalah penurunan fungsi dan bahkan mengalami disfungsi adalah organ pankreas.

  • Kurang asupan vitamin D

Vitamin D tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kekuatan tulang saja. Vitamin D juga dapat mengurangi resiko munculnya penyakit diabetes melitus. Untuk mendapatkan cukup asupan vitamin D, sebenarnya anda hanya perlu berjemur di pagi hari ketika sinar matahari masih belum begitu terik.

Solusi Mencegah Penyakit Diabetes Melitus

Semakin lama memang semakin banyak orang yang menjadi penderita diabetes melitus. Karena memang banyak orang yang menggunakan pola hidup yang tidak sehat yang ternyata merupakan penyebab penyakit gula darah paling besar. Untuk anda yang benar-benar ingin mencegah kemunculan penyakit diabetes melitus, anda bisa menggunakan beberapa solusi berikut ini:

  • Mulailah rutin melakukan olahraga setiap hari selama kurang lebih 30 menit. Jika memang anda tidak bisa meluangkan waktu setiap hari untuk berolahraga, lakukan olahraga minimal 3 kali dalam seminggu.
  • Mulailah mengatur pola makan anda. Hindari berbagai macam makanan maupun minuman yang menggunakan pemanis buatan dan juga pemanis yang tidak disarankan dikonsumsi oleh penderita diabet.
  • Usahakan untuk tidur selama 6 hingga 8 jam setiap hari. Karena dengan cukup istirahat, tubuh andapun akan jauh lebih sehat.